Etika, Moral, Perihal Mencontek

By 10:53 PM , , ,




                                                                            Sumber : https://www.merriam-webster.com

Seringkali kita mendengar kata etika dan moral ketika menghadapi kasus yang bertentangan dengan kepercayaan khalayak umum. Menurut merriam-webster.com, etika adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan penentuan apa yang baik dan tidak, sedangkan moral adalah prinsip dari definisi baik dan tidak itu sendiri. Menurut gue pribadi sih, etika dan moral itu relatif. Kenapa relatif ??? karena etika dan moral bisa berubah untuk satuan populasi yang sesuai jaman dan kebutuhan. Contohnya adalah pandangan tentang penyimpangan orientasi seksual. Dulu, orang-orang yang melela tentang orientasi seksualnya dianggap anomali ditengah lautan manusia normal yang harus dihindari. Sekarang??? let's see.. sebagian besar orang mulai terbuka pikirannya tentang masalah tersebut. Pada awal tahun 2000an, topik ini selalu dihindari dan dianggap tabu . Tapi seiring berkembangnya pengetahuan dan jaman, orang-orang pun mulai mengerti mengenai permasalahan ini. Penyimpangan orientasi seksual dapat disebabkan oleh pengaruh lingkungan tumbuh individu seseorang serta "mungkin" juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Kasus tersebut adalah salah satu contoh persoalan etika dan moral yang berubah seiring dengan berkembangnya jaman.

Contoh lain adalah tentang kasus menyontek laporan yang sering ditemui di kalangan mahasiswa. Gak dapat dipungkiri lagi kalo sebagian besar mahasiswa ITB adalah entitas-entitas yang sangat sibuk.. gawean unit, tugas-tugas, panitia kegiatan ini itu, kuliah lapangan, gawean KM, dan lain-lain. Laporan adalah salah satu penyita waktu tidur yang menyebalkan, dan... melelahkan untuk dibuat. Bayangin aja lu harus nyiapin waktu at least 6 jam untuk bikin satu laporan dengan data yang bejibun dan sitasi yang oke. Kondisi tersebutlah yang membuat orang-orang sering nyontek saat bikin laporan. Gue dan temen-temen gue ngelakuin survey tentang kebiasaan mencontek mahasiswa ITB selain jurusan Biologi, dan eng ing enggg.... inilah hasilnya...




Data diatas diambil dengan menggunakan google form yang disebar lewat media sosial line. 23 responden yang menjawab menyatakan bahwa 83% dari mereka pernah mencontek laporan, sedangkan 13% dari mereka setuju bahwa mencontek adalah perbuatan yang baik. Alasan mereka menyontek kebanyakan adalah karena kepepet. Kepepet is wajar sih.. di ITB emang mainly terdiri dari last-minute warrior a.k.a procrastinator yang full powernya keluar pas detik-detik terakhir. Meski gue gapernah nyontek laporan, gue ngerti kenapa mereka nyontek ko. Suasana akademis dan kompetitif serta tugas yang bejibun membuat sebagian orang yang ga punya resistensi serta kapabilitas yang cukup terpaksa mencontek. Ini bukan berarti gue setuju ya dengan mencontek, bagaimanapun mencontek adalah hal yang salah dan ketika kita membiasakan dan melegalkan hal yang salah serta memandang hal tersebut sebagai hal yang biasa, maka hal yang besar akan dipandang seperti itu juga. Terus yang gue heran adalah 13% orang yang setuju bahwa mencontek adalah perbuatan baik... oke... mungkin mereka punya set moral sama etik yang beda sama kebanyakan.. dan pas gue liat alesannya... kebanyakan bilang gini " Meningkatkan kerjasama tim"... nani the heck ???  Yha.. kalo ini gue yakin dia gak serius pas ngisi kuisioner LOL. Gimanapun juga, meski 13% orang-orang itu bilang "Ya", gue yakin jauh di lubuk hati mereka pasti bilang "Tidak". Kenapa ?? meski moral dan etika itu relatif untuk satuan populasi, bagi sebagian besar orang, moral dan etika adalah fix di hatinya, entah itu karena nilai dasar yang diturunkan dari orang tua dan paradigma umum.

Sekian dulu post dari gue... maafkan gue karena post dari gue tidak terlalu sistematis, ini semua gara-gara tugas probis yang disuruh bikin file snapgene DNA rekombinan dari vektor selain plasmid..... :'''
See y'all  later ~~

You Might Also Like

0 comments

Search